Kamis, 04 Juni 2009

Rp 62 T Dana Kredit Terbang ke Luar Jatim

SURABAYA - Dana pihak ke­tiga (DPK) yang dihimpun perban­kan dari masyarakat Jatim hingga Maret 2008 mencapai Rp 177 triliun. Namun, realisasi kre­dit untuk masyarakat di provinsi ini baru mencapai Rp 115 triliun. Di­rut Bank Jatim Moeljanto mem­prediksi sekitar Rp 62 triliun dana kredit tersebut terbang ke luar Jawa Timur."Seharusnya semua dana pihak ke­tiga itu bisa dioptimalkan untuk masyarakat di Jatim," kata Moel­jan­to setelah bertemu dengan Guber­nur Jatim Soekarwo kemarin (3/6). Dia mengatakan, potensi dunia usa­ha yang membutuhkan pembia­yaan di Jatim sebenarnya cu­kup besar. Terlebih dengan di­bukanya akses Jembatan Surama­du. Para pengusaha dari Ma­dura akan mendapat dampak positif, terutama untuk kemajuan usahanya. "Kami berencana membantu Pemprov Jatim yang akan membuat Pulau Ternak di sana (Madura, Red)," katanya.Data bank Jatim menyebutkan, ada sekitar 2.499 pelaku usaha sektor peternakan di Jatim. Seba­gian berada di Madura, khususnya in­dustri ternak sapi merah dan kam­bing etawa. Mayoritas para pe­ternak itu belum mengakses kredit. "Potensi dana CSR (corporate social responsibility) dari BUMN dan BUMD di Jatim mencapai Rp 40 miliar. Sebagian juga akan disalurkan dalam bentuk hibah atau dana bergulir yang bisa diakses para peternak.'' Pemimpin Kelompok Bisnis dan Layanan BNI kantor Wilayah 06 Surabaya Subardi mengaku siap membantu program Pulau Ternak, baik melalui penyaluran dana CSR maupun kredit untuk program tersebut. Hingga 22 Mei 2009, BNI Kantor Wilayah 06 Surabaya telah menyalurkan kredit Rp 8,62 triliun. Target pertumbuhan realisasi kredit hingga akhir tahun ini Rp 8,97 triliun. Selain itu, selama 2008, CSR sa­lah satu kantor wila­yah bank pelat merah tersebut mencapai Rp 1 miliar. (luq/fat)

Tidak ada komentar: