Senin, 01 Juni 2009

Laju ekonomi 2010 diprediksi 5%-6%

Selasa, 02/06/2009
JAKARTA: Pemerintah akan memaksimalkan potensi ekonomi domestik 2010 untuk mencapai pertumbuhan ekonomi pada kisaran 5%-6%.Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2010 akan sedikit lebih baik seiring dengan kondisi perekonomian global yang mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.“Kisaran kami memang masih cukup konservatif. Pertumbuhan 2010 dapat berlanjut didukung oleh konsumsi dan investasi,” katanya dalam rapat kerja dengan Panitia Anggaran DPR, kemarin.Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi 2010 akan ditopang oleh konsumsi rumah tangga sebesar 4,2%-4,8%, konsumsi pemerintah 6%-6,7%, investasi 7,1%-7,6%, ekspor 5%-7%, dan impor 6,1%-6,8%.“Inflasi 4,5%-5,5%, suku bunga 6%-7%, nilai tukar Rp9.500-Rp10.500, harga minyak US$45-US$60 per barel. Kalau kita lihat perkembangan sebulan terakhir tampaknya harga minyak akan mulai muncul equilibrium baru yaitu antara US$50 dan US$70 per barel.”Berdasarkan asumsi makroekonomi tersebut, sambung Menkeu, pemerintah menargetkan angka kemiskinan turun pada kisaran 12%-13,5% pada 2010 dan turun menjadi 8% untuk pengangguran.Sementara itu, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengungkapkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2010, pertumbuhan ekonomi dipatok sebesar 5%.”Dengan pertumbuhan 5%, angka pengangguran menjadi 8% dan kemiskinan paling optimistis bisa kita capai 12% [dari total populasi],” katanya.Menurut dia, pemerintah telah mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan angka pengangguran dan kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir sehingga persentase masing-masing indikator pembanguan itu terus menurun.Dia merujuk berbagai upaya pemerintah yang terfokus pada empat kegiatan, yaitu pertama, perluasan akses pelayanan dasar bagi masyarakat miskin dan penyandang masalah kesejahteraan sosial.Kedua, peningkatan pemberdayaan dan kemandirian masyarakat. Ketiga, peningkatan efektivitas pelaksanaan dan koordinasi penanggulangan kemiskinan. Keempat, peningkatan kapasitas usaha skala mikro dan kecil melalui penguatan kelembagaan.Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada 2010 akan berada di kisaran 4%-5% dengan asumsi pertumbuhan ekonomi dunia berada di 1,5% dan volume perdagangan dunia kembali tumbuh 2,1%. (11/17)Oleh Achmad Aris & Dewi AstutiBisnis Indonesia

Tidak ada komentar: