Senin, 01 Juni 2009

JK andalkan investasi untuk dorong pertumbuhan

JAKARTA : Investasi pemerintah dan swasta menjadi andalan capres Jusuf Kalla dalam rangka menciptakan pertumbuhan ekonomi 8% pada 2010."Kalau investasi pemerintah dan swasta secara bersamaan bisa naik maka untuk mencapai pertumbuhan 8% sangat bisa dilaksanakan dan selanjutnya tinggal bagaimana meningkatkan pertumbuhan itu ke angka yang lebih besar," katanya dalam kunjungannya ke redaksi Bisnis Indonesia siang ini. Kalla mengatakan selama ini investasi pemerintah yang tercermin dari belanja APBN belum berjalan dengan baik. Dia menyebutkan dari total APBN tahun ini yang hampir mencapai Rp1.000 triliun, sebesar 40%-nya untuk membayar subsidi dan membayar bunga utang serta cicilan utang luar negeri. "Jadi yang efektif cuma 60%, itupun sebagian besar untuk membayar gaji pegawai," katanya.Dia menuturkan upaya yang akan dilakukannya untuk meningkatkan investasi pemerintah adalah dengan cara mengurangi beban subsidi yang tidak memberikan efek terhadap pertumbuhan seperti subsidi BBM dan listrik.Terkait kebijakan utang luar negeri, dirinya menyatakan apabila memang diperlukan penjadwalan ulang utang luar negeri makaa hal itu akan dilakukan. "Kalau itu diperbaiki maka anggaran pemerintah akan sehat dan jauh lebih efektif mendorong pertumbuhan ekonomi". Dia menambahkan untuk investasi swasta dirinya akan mempercepat pembangunan infrastruktur, menurunkan tingkat suku bunga, dan memperbaiki sistem birokrasi. (tw)
(bisnis.com)

Tidak ada komentar: