Terbesar yang Pernah Diberikan ke Indonesia JAKARTA - Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pinjaman siaga senilai USD 1 miliar. Ini adalah salah satu pinjaman tunggal terbesar yang pernah dikucurkan lembaga multilateral itu kepada Indonesia. Pinjaman siaga ditujukan untuk membantu Indonesia mempertahankan belanja negara untuk pengurangan kemiskinan, jaminan sosial, dan pemeliharaan infrastruktur di tengah krisis ekonomi dunia.ADB memperkirakan krisis keuangan yang terjadi saat ini sangat mengurangi kemampuan Indonesia mendapatkan dana dari pasar keuangan. Resesi ekonomi yang dialami beberapa mitra dagang utama Indonesia juga berpengaruh buruk pada permintaan ekspor Indonesia dan menghambat aliran investasi yang masuk ke negara ini."Krisis keuangan global menyebabkan biaya yang harus dikeluarkan Indonesia untuk mengakses pasar utang internasional dan biaya perdagangan menjadi mahal. Ini bisa menghambat belanja pemerintah," kata Jaseem Ahmed, Direktur untuk Financial Sector, Public Management and Trade Division ADB untuk wilayah Asia Tenggara, dari Manila, kemarin (4/6).Indonesia adalah negara pertama di antara negara-negara anggota ADB yang menerima pinjaman siaga semacam itu. Utang tersebut bisa dicairkan sekaligus dengan masa pembayaran 15 tahun dan masa tenggang tiga tahun. Bunga pinjaman akan ditentukan sesuai fasilitas pinjaman ADB berbasis LIBOR (London Inter Bank Offered Rate). Pinjaman itu juga dilengkapi fasilitas kontinjensi dengan opsi yang memungkinkan penundaan dalam penarikan dana.Pinjaman diberikan di bawah Program Fasilitas Bantuan Belanja Anggaran Pemerintah Indonesia (Public Expenditure Support Facility Program) yang memungkinkan Indonesia memperkuat jaring pengaman keuangan. Program pinjaman siaga ini merupakan bagian dari upaya bersama yang dilakukan ADB, pemerintah Australia dan Jepang, serta Bank Dunia untuk membantu Indonesia dalam mengatasi krisis keuangan dan agenda pembiayaan anggaran pemerintah. (sof/kim)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar