Senin, 09/03/2009 13:39 WIB
oleh : Taufik Wisastra
JAKARTA (bisnis.com): Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) dalam platform ekonominya menyebutkan ingin berpartisipasi dalam pengembangan sistem ekonomi nasional yang lebih memberdayakan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. Partai dengan nomor urut dua (2) ini selain itu juga akan membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.PKPB dideklarasikan pada 3 November 2002 dan diketuai oleh Jenderal (Purn.) R. Hartono, mantan Menteri Penerangan dan KSAD. Waktu itu, dalam beberapa kesempatan kampanye, Hartono dengan lugas mengaku sebagai antek Soeharto. Awalnya, gagasan mendirikan PKPB dicetuskan Hartono melalui suatu organisasi kemasyarakatan yang bernama Karya Peduli Bangsa (KPB) sebagai langkah dalam menyikapi perubahan politik yang dinilai telah mulai luntur dari tujuan reformasi. PKPB berjanji untuk memerhatikan aspirasi masyarakat, terutama kalangan marginal. "PKPB memantapkan komitmen untuk menyerap, merumuskan, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi, tuntutan serta harapan rakyat sehingga menjadi kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat," tulis situs resmi PKPB. Dalam Pemilu 2004, PKPB tidak mendapatkan suara cukup signifikan. Sempat mencalonkan Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) sebagai kandidat capres, tapi pada saat itu PKPB akhirnya lebih mendukung duet Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi. (tw)
oleh : Taufik Wisastra
JAKARTA (bisnis.com): Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) dalam platform ekonominya menyebutkan ingin berpartisipasi dalam pengembangan sistem ekonomi nasional yang lebih memberdayakan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi. Partai dengan nomor urut dua (2) ini selain itu juga akan membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.PKPB dideklarasikan pada 3 November 2002 dan diketuai oleh Jenderal (Purn.) R. Hartono, mantan Menteri Penerangan dan KSAD. Waktu itu, dalam beberapa kesempatan kampanye, Hartono dengan lugas mengaku sebagai antek Soeharto. Awalnya, gagasan mendirikan PKPB dicetuskan Hartono melalui suatu organisasi kemasyarakatan yang bernama Karya Peduli Bangsa (KPB) sebagai langkah dalam menyikapi perubahan politik yang dinilai telah mulai luntur dari tujuan reformasi. PKPB berjanji untuk memerhatikan aspirasi masyarakat, terutama kalangan marginal. "PKPB memantapkan komitmen untuk menyerap, merumuskan, menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi, tuntutan serta harapan rakyat sehingga menjadi kebijakan pemerintah yang berpihak pada rakyat," tulis situs resmi PKPB. Dalam Pemilu 2004, PKPB tidak mendapatkan suara cukup signifikan. Sempat mencalonkan Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) sebagai kandidat capres, tapi pada saat itu PKPB akhirnya lebih mendukung duet Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi. (tw)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar