JAKARTA - Komitmen capres-cawapres dalam pemberantasan korupsi diragukan. Itu tecermin dalam visi-misi maupun program prioritas yang telah ditetapkan masing-masing kandidat. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat, hampir semua pasangan capres-cawapres tidak memiliki program konkret dan menyeluruh. Termasuk SBY-Boediono yang dianggap satu-satunya pasangan yang telah memasukkan program pemberantasan korupsi dalam kampanyenya. Di antara lima strategi pokok pasangan yang diusung Partai Demokrat dan 23 parpol lainnya itu memang ada poin penegakan hukum dan pemberantasan korupsi."Persoalan korupsi bukan hanya sebatas pemberantasan, tapi juga ada aspek pencegahan yang tidak kalah penting. Ini yang tidak kelihatan," ujar Koordinator ICW Danang Widoyoko di Jakarta kemarin (4/6). Selain itu, dia khawatir salah satu poin yang dituangkan dalam strategi pokok SBY-Boediono tersebut hanya untuk kepentingan kampanye. "Kita semua masih menunggu, apakah itu akan terealisasi atau tidak nanti," katanya. Sebab, menurut dia, semua tahu bahwa saat memerintah, SBY juga masih gagal memberdayakan kejaksaan yang berada di bawah kewenangannya dalam penegakan hukum. Namun, lanjutnya, pihaknya sebenarnya jauh lebih kecewa terhadap dua calon yang lain. Baik Mega-Prabowo maupun JK-Wiranto tak menjadikan isu pemberantasan korupsi dalam poin khusus. "Saya kecewa terhadap para calon pemimpin bangsa itu," tambah Danang. Sebab, menurut dia, program ekonomi sebagus apa pun tidak akan bisa berjalan dengan baik kalau korupsi masih merajalela. Dalam program kerja utama di bidang hukum, pasangan Mega-Prabowo maupun JK-Wiranto memang tak menyebutkan secara eksplisit pemberantasan korupsi. Keduanya hanya mengungkapkan secara umum program mereka dalam penegakan hukum. "Maknanya masih sangat luas sehingga sulit dimintai pertanggungjawaban nanti kalau terpilih," kritiknya. Dia berharap capres-cawapres secara terbuka memberikan dukungan terhadap pemberantasan korupsi. "Sebagai pemimpin masa depan, sudah seharusnya mereka juga mampu memberikan harapan baru," harapnya. (dyn/tof)
sumber: jawapos.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar