Jumat, 05 Juni 2009

Perang Survei antar Tim Sukses Capres

LSI: SBY-Boediono 70 Persen, Sigi Tim Mega Sebut Beda Tipis JAKARTA - Perang survei mulai bermunculan. Kemarin LSI (Lembaga Survei Indonesia) mengumumkan hasil terbaru yang menyebut pasangan pasangan SBY-Boediono meraih suara 70 persen. Survei yang dibiayai Fox Indonesia, tim sukses SBY-Boediono, itu memperkirakan bahwa pilpres pada 8 Juli nanti berlangsung satu putaran. Dalam survei itu, tempat kedua diduduki Mega-Prabowo degan meraih 18 persen dan JK-Wiranto hanya 7 persen. ''Sebanyak 70 persen responden ternyata masih memilih SBY-Boediono,'' kata Direktur Riset LSI Kuskrido ''Dodi'' Ambardi di Kantor LSI, Jalan Lembang Terusan, Jakarta Pusat, kemarin (4/6). Dodi mengakui survei tersebut disponsori Fox Indonesia yang menjadi bagian Tim Sukses SBY. Namun, dia menjelaskan, pihaknya tidak memanipulasi angka kuantitatif. ''Saya berani menjamin itu. Prinsipnya, kami ingin data ini bisa dimanfaatkan semua pasangan capres,'' katanya. Survei LSI tersebut berlangsung secara nasional pada 25-30 Mei 2009. Responden yang diwawancarai 2.999 orang dengan margin of error plus minus 1,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.Temuan LSI tidak membuat panik kubu Mega-Prabowo. Mereka menyatakan memiliki hasil survei lain yang justru menunjukkan persaingan di antara SBY, Mega, dan JK masih berjalan ketat. Meskipun Mega dan JK tertinggal di bawah SBY, selisihnya tidak lagi terlalu besar.''Urutannya, memang masih SBY-Boediono nomor satu, disusul Mega-Prabowo, dan Jusuf Kalla-Wiranto. Tapi, jarak perolehan SBY - JK tidak mencapai 10 persen. Artinya, selisih tingkat keterpilihan SBY - Mega kurang dari itu,'' kata Ketua Tim Data TKN (Tim Kampanye Nasional) Mega-Prabowo Dolfie Palit di Sekretariat TKN, Jalan Cik Di Tiro, Jakarta Pusat, kemarin (4/6).Menurut Dolfie, itu merupakan hasil survei internal yang digunakan sebagai bahan evaluasi. Dengan margin of error 2 persen, survei nasional yang melibatkan 1.500 responden itu dilakukan pada 28 Mei-2 Juni 2009. Pelaksanaannya memang hampir berimpitan dengan survei LSI.Tim Kampanye Nasional Jusuf Kalla-Wiranto tidak percaya dengan hasil sigi LSI yang menempatkan pasangan JK-Wiranto di nomor buncit dengan persentase 7 persen responden. Sigi itu dinilai tidak realistis dan tidak kredibel karena dibiayai tim sukses SBY-Boediono Fox Indonesia.''Kami hanya akan merespons positif hasil survei yang objektif dan tidak terkait tim sukses lain,'' kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional JK-Wiranto Yuddy Chrisnandi kemarin (4/6). (pri/noe/tof)
Sumber : jawapos.com

Tidak ada komentar: