JAKARTA - Jatah kursi kabinet parpol pendukung SBY- Boediono mulai terkuak. PKS, parpol pendukung dengan saham terbesar setelah Partai Demokrat, hampir dipastikan mendapatkan jatah kursi terbanyak kedua setelah partai yang didirikan SBY itu.Jika menang, kabinet SBY-Boediono berencana memiliki 33 menteri. Jatah untuk parpol adalah 17 kursi menteri, sisanya 16 menteri akan diisi profesional.Menurut sumber di internal PKS, pembicaraan tentang pembagian kursi antarpeserta koalisi sebenarnya telah dilakukan. Bahkan, personal yang akan mengisi pun sebenarnya sudah dikantongi. Di antaranya, posisi menteri pertahanan akan diisi dari angkatan darat dan menteri keuangan tetap dipegang Sri Mulyani. "Kalau alokasi, PKS minimal dapat empat. Yang terbanyak tetap Demokrat," ujar sumber itu saat dihubungi tadi malam (24/5). Menurut dia, pembagian kursi tersebut dilakukan SBY dengan asas proporsionalitas. Dengan didasarkan pada perolehan kursi di DPR, hal itu diharapkan meminimalisasi potensi masalah di kemudian hari. Jika mengacu pada persentase perolehan kursi hasil penetapan KPU, PKS diperkirakan mendapatkan empat kursi. PAN, PPP, dan PKB diperkirakan hanya mendapatkan masing-masing dua kursi. Demokrat akan mendapatkan tujuh kursi. "Namun, kemungkinan jatah Demokrat itu akan dikurangi kalau ada partai di putaran kedua ikut bergabung, minimal jadi lima," tambahnya. Sayang, dia tak bersedia mengungkapkan pos apa saja yang akan didapat partainya. PKS, seperti pernah diberitakan, disebut mengincar delapan menteri. Salah satu pos menteri yang mereka inginkan adalah Mendiknas. Dikonfirmasi terpisah akan hal itu, anggota Majelis Syura PKS Soeripto tak menampik bahwa ada pembicaraan soal alokasi kursi untuk setiap parpol. Termasuk cara pembagian dengan didasari perolehan kursi tersebut. "Tapi, itu urusan ketua majelis syura (Hilmi Aminuddin, Red) dan SBY langsung, kita tidak ikut-ikut," ujarnya. Pengurus dan kader PKS lainnya, kata dia, cukup berkonsentrasi untuk menyukseskan pemenangan SBY-Boediono. Sebab, menurut Soeripto, ukuran hak untuk mendapatkan jatah kabinet juga akan mengacu pada seberapa besar sumbangsih parpol memenangkan pilpres. "Itu menjadi salah satu kesepakatan di antara parpol koalisi," tambahnya. PKS termasuk parpol yang mempunyai banyak kader yang bisa dipasang di kursi menteri. Selain Soeripto, ada Hidayat Nurwahid, Tifatul Sembiring, Anis Matta, dan Irwan Prayitno. (dyn/tof)]
Sumber : Jawa Pos
Tidak ada komentar:
Posting Komentar