Minggu, 24 Mei 2009

Menteri ESDM surati Bupati Tuban soal gas

JAKARTA Pemerintah pusat akan mengambil tindakan tegas jika Bupati Tuban Haeny Relawati Rini Susilowati tidak juga mengeluarkan izin proyek JOB Petrochina-Pertamina East Java. Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro telah mengirimkan surat kepada Bupati Tuban yang menegaskan pemda tidak dapat menghambat eksplorasi gas bumi karena dapat merugikan negara."Kami sudah kirimkan surat kepada bupati beberapa kali dikirimkan oleh Dirjen Migas. Kalau ini memang tidak diindahkan saya sebagai Menteri ESDM akan ambil langkah-langkah lebih tegas," ujar Purnomo seusai mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini.Purnomo belum dapat menjelaskan mengenai langkah tegas yang akan diambil oleh pemerintah pusat untuk menyelesaikan permasalahan ini.Kalangan dunia usaha perminyakan sebelumnya meminta intervensi lebih kuat dari pemerintah pusat untuk menengahi persoalan atau konflik yang melibatkan investor dan pemerintah daerah dalam pengelolaan sumber daya migas di daerah.Permintaan itu didasari oleh persoalan yang terjadi antara JOB Petrochina-Pertamina East Java dan Bupati Tuban di Blok Tuban. Bupati Tuban hingga kini belum mengeluarkan izin-izin proyek JOB di wilayahnya, seperti pemasangan pipa 10 inci Mudi-Palang dan izin pengeboran South West Mudi 1, yang justru berpotensi mengganjal agenda nasional terkait dengan peningkatan produksi minyak. Vice President Indonesian Petroleum Association (IPA) Sammy Hamzah mengatakan kendati lembaganya tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi persoalan yang dihadapi oleh setiap anggotanya, pada dasarnya IPA selaku perwakilan industri migas menghendaki adanya upaya penuntasan atas konflik yang melibatkan investor dan pemda.Menurut dia, jangan sampai permasalahan yang timbul menjadi preseden buruk bagi industri dan bisa mengganggu masuknya investasi langsung ke Indonesia. (tw)
oleh : Ratna Ariyanti
Bisnis Indonesia, Selasa, 19/05/2009

Tidak ada komentar: