Rabu, 10 Juni 2009

Mandiri Seriusi Pasar Madura

SURABAYA - Perlahan namun pasti, beroperasinya Jembatan Suramadu (yang sesuai jadwal diresmikan hari ini, red) mulai mendongkrak minat investasi di Madura. Salah satunya, PT Bank Mandiri Tbk yang berencana membuka kantor cabang baru di Bangkalan pada Juli mendatang. Regional Manager Bank Mandiri Kanwil VIII Surabaya Jiantok Hardjiman mengungkapkan, selama ini pasar Madura kurang tergarap optimal. Bahkan, pihaknya hanya punya dua kantor cabang di Pulau Garam tersebut, yakni di Pamekasan dan Sumenep. Pangsa pasarnya pun kurang begitu besar. Dengan penambahan satu kantor cabang baru, diharapkan penetrasi pasar bisa semakin dalam. "Target kami, dalam satu tahun minimal cabang Bangkalan bisa menghimpun DPK (dana pihak ketiga) sebesar Rp 25 miliar," katanya di sela-sela penandatanganan kerja sama Bank Mandiri dengan Universitas Kristen Petra di Hotel Sheraton, Surabaya, kemarin (9/6).Dia menambahkan, hingga saat ini cabang Pamekasan mampu mengumpulkan DPK sebesar Rp 50 miliar dan cabang Sumenep Rp 18 miliar. Dengan adanya Jembatan Suramadu, Jiantok berharap muncul berbagai pemicu pertumbuhan kinerja perbankan di Madura. Misalnya, pertumbuhan investasi, industri, dan perdagangan. "Kami juga berencana membuka kantor cabang di Sampang," imbuh Jiantok.Untuk di Jatim sendiri, Bank mandiri juga berencana menambah kantor-kantor cabang baru dalam waktu dekat. Lokasi yang dipilih adalah Malang, Surabaya, Madiun, Madura, dan Kediri. Selain itu juga akan dibuka 16 kantor cabang baru di Bali, NTT, dan NTB. "Jika semua terealisasi, jumlah kantor cabang di wilayah Kanwil VIII menjadi 152," tuturnya. (luq/fat)
sumber:jawapos.com

Tidak ada komentar: