Selasa, 09/06/2009 12:29 WIB
oleh : Djony Edward
WASHINGTON (Bloomberg): Departemen Keuangan tengah menyiapkan pengumuman untuk membeli kembali saham pemerintah pada 10 bank terbesar di AS, ungkap sumber yang mengetahui transaksi tersebut.Langkah ini memberi isyarat bahwa kepercayaan pemberi pinjaman terhadap bank-bank terbesar di AS itu akan meningkat dan para pembayar pajak tak ingin terlibat dalam program penyelamatan itu.JPMorgan Chase & Co, merupakan salah satu dari bank-bank yang memastikan untuk membayar kembali dana Program Pemulihan Aset Bermasalah (TARP), ungkap sumber yang mengetahui kondisi tersebut. Goldman Sachs Group Inc., American Express Co. dan State Street Corp. juga merupakan korporasi yang telah menjual saham dan utang tak berjaminan dari pemerintah, menunjukkan mereka dapat meningkatkan modal tanpa bantuan bank sentral.Persetujuan itu akan mengurangi perhatian investor soal kepemilikan pemerintah setelah ramainya komentar soal program bailout atas Wall Street. Pada saat yang sama, ini bertolak belakang dengan peringatan dari pimpinan Dana Moneter Internasional (IMF)Dominique Strauss-Kahn dan pimpinan lainnya soal pemulihan sistem keuangan."Ini tidak berarti kami keluar dari tanggung jawab, ada banyak pekerjaan untuk memperbaiki bank dan regulator harus melakukan itu," kata Richard Spillenkothen, direktur Deloitte & Touche LLP di New York, yang membantu pengawasan Federal Reserve sejak 1991 hingga 2006.Fed kemarin juga menyetujui rencana peningkatan modal 10 bank dengan pertimbangan karena memiliki modal negatif setelah akhir bulan mengikuti tes daya tahan krisis (stress test) atas 19 pemberi pinjaman terbesar di AS. Di dalamnya termasuk Citigroup Inc. dan Bank of America Corp., perusahaan yang telah melewati satu putaran bantuan dari Federal Reserve.Pedoman kompensasi Pada 10 Juni, Departemen Keuangan tampaknya akan mengumumkan pedoman untuk kompensasi bagi eksekutif di bank tersebut untuk menjaga saham pemerintah, ungkap sumber yang mengetahui masalah itu.Menteri Keuangan Timothy Geithner akan berbiara soal pembayaran ulang TARP, aturan kompensasi dan perkiraan pasar keuangan ke Komite Bantuan Senat pada rapat dengar pendapat hari ini di Washington.Sembilan dari 19 bank yang menjadi obyek tes oleh pihak regulator mengatakan akhir bulan bahwa mereka menginginkan tanpa adanya tambahan modal untuk menghadapi dalamnya krisis ekonomi. Pejabat yang berwenang mengatakan kepada bank-bank itu, termasuk JPMorgan dan American Express, bahwa mereka menginginkan menyelamatkan modal umumnya. (dj)
oleh : Djony Edward
WASHINGTON (Bloomberg): Departemen Keuangan tengah menyiapkan pengumuman untuk membeli kembali saham pemerintah pada 10 bank terbesar di AS, ungkap sumber yang mengetahui transaksi tersebut.Langkah ini memberi isyarat bahwa kepercayaan pemberi pinjaman terhadap bank-bank terbesar di AS itu akan meningkat dan para pembayar pajak tak ingin terlibat dalam program penyelamatan itu.JPMorgan Chase & Co, merupakan salah satu dari bank-bank yang memastikan untuk membayar kembali dana Program Pemulihan Aset Bermasalah (TARP), ungkap sumber yang mengetahui kondisi tersebut. Goldman Sachs Group Inc., American Express Co. dan State Street Corp. juga merupakan korporasi yang telah menjual saham dan utang tak berjaminan dari pemerintah, menunjukkan mereka dapat meningkatkan modal tanpa bantuan bank sentral.Persetujuan itu akan mengurangi perhatian investor soal kepemilikan pemerintah setelah ramainya komentar soal program bailout atas Wall Street. Pada saat yang sama, ini bertolak belakang dengan peringatan dari pimpinan Dana Moneter Internasional (IMF)Dominique Strauss-Kahn dan pimpinan lainnya soal pemulihan sistem keuangan."Ini tidak berarti kami keluar dari tanggung jawab, ada banyak pekerjaan untuk memperbaiki bank dan regulator harus melakukan itu," kata Richard Spillenkothen, direktur Deloitte & Touche LLP di New York, yang membantu pengawasan Federal Reserve sejak 1991 hingga 2006.Fed kemarin juga menyetujui rencana peningkatan modal 10 bank dengan pertimbangan karena memiliki modal negatif setelah akhir bulan mengikuti tes daya tahan krisis (stress test) atas 19 pemberi pinjaman terbesar di AS. Di dalamnya termasuk Citigroup Inc. dan Bank of America Corp., perusahaan yang telah melewati satu putaran bantuan dari Federal Reserve.Pedoman kompensasi Pada 10 Juni, Departemen Keuangan tampaknya akan mengumumkan pedoman untuk kompensasi bagi eksekutif di bank tersebut untuk menjaga saham pemerintah, ungkap sumber yang mengetahui masalah itu.Menteri Keuangan Timothy Geithner akan berbiara soal pembayaran ulang TARP, aturan kompensasi dan perkiraan pasar keuangan ke Komite Bantuan Senat pada rapat dengar pendapat hari ini di Washington.Sembilan dari 19 bank yang menjadi obyek tes oleh pihak regulator mengatakan akhir bulan bahwa mereka menginginkan tanpa adanya tambahan modal untuk menghadapi dalamnya krisis ekonomi. Pejabat yang berwenang mengatakan kepada bank-bank itu, termasuk JPMorgan dan American Express, bahwa mereka menginginkan menyelamatkan modal umumnya. (dj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar