Kamis, 14 Mei 2009

Produksi minyak RI 954.000 barelPertamina EP targetkan tingkat pertumbuhan produksi 6,2%

JAKARTA: BP Migas mengakui produksi minyak saat ini baru terealisasi 954.000 barel per hari, atau masih belum mencapai target sesuai yang ditetapkan dalam APBN 2009 sebesar 960.000 barel per hari.Kepala Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) R. Priyono mengatakan realisasi produksi saat ini masih kurang 6.000 barel per hari dari yang ditetapkan dalam APBN 2009. Beberapa penyebab tidak tercapainya target antara lain adanya kompresor yang rusak."Namun, kami optimistis rata-rata produksi minyak sampai akhir tahun 2009 akan melampaui target yang ditetapkan," ujarnya kemarin.Meski produksi turun, tambahnya, pendapatan belum tentu ikut turun karena terdapat cadangan minyak yang tersimpan di dalam tangki sehingga antara penerimaan negara dan produksi tidak ada korelasi secara langsung.Masih berkaitan dengan produksi minyak, anak perusahaan PT Pertamina (Persero), Pertamina EP, mampu memproduksi minyak sebanyak 125.606 barel per hari hingga 10 Mei 2009, lebih tinggi 106 barel dari target yang telah ditetapkan sebesar 125.500 barel per hari.Pencapaian tertinggiMenurut Manager PR Pertamina EP M. Harun, pencapaian ini merupakan pencapaian tertinggi yang pernah dicatat Pertamina EP, sekaligus merupakan bagian dari upaya transformasi Pertamina EP yang terus digulirkan."Produksi itu diharapkan dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan produksi hingga akhir tahun 2009."Laporan Pertamina EP menjelaskan kontribusi terbesar dari pencapaian angka ini dipasok dari produksi minyak region Jawa yang menembus angka 26.873 barel per hari atau 106% dari target.Setelah itu, Lapangan Sukowati (23.167 barel per hari), region Sumatra (17.050 barel per hari) dan Unit Bisnis Pertamina EP Limau (11.387 barel per hari).Beberapa unit bisnis juga mencatat angka produksi yang mengesankan, seperti Unit Bisnis EP Limau mencatat pencapaian 112%, Unit Bisnis EP Sanga-sanga Tarakan mencapai 107%, dan Unit Bisnis EP Adera mencapai 105% dari target.Produksi Minyak Pertamina EP terus mengalami peningkatan sejak 2003 dengan tingkat pertumbuhan rata-rata (capital average gross ratio/CAGR) mencapai 3,1% dari level produksi 95.600 barel per hari pada 2003 menjadi 102.200 barel per hari pada 2006.Produksi ini mengalami pertumbuhan 6,7% pada 2007 menjadi 110.300 barel per hari dan diperkirakan kembali naik 7,8% pada 2008.Selama 2008, produksi Pertamina EP mencapai rata-rata 116.600 barel per bari. Pada 2009 Pertamina EP menargetkan tingkat pertumbuhan produksi minyak sebesar 6,2% dengan target produksi 125.500 barel per hari.Selain minyak, Pertamina EP juga merupakan produsen gas terbesar untuk kebutuhan domestik dengan tingkat produksi gas saat ini mencapai 1.040 juta kaki kubik per hari.Dari jumlah tersebut 28% dipasok kepada Perusahaan Gas Negara (PGN), kebutuhan industri (22%), industri pupuk (18%), pembangkit listrik (18%), dan 14% lainnya untuk kebutuhan kilang Pertamina dan pemakaian sendiri. (12) (firman.hidranto@bisnis.co.id)Oleh Firman Hidranto/bisnis indonesia

Tidak ada komentar: