Dialog dengan 350 Ulama Tapal Kuda SITUBONDO - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyempatkan diri mampir ke Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi'iyah Sukorejo (P2S3) kemarin (13/5). Tokoh yang telah mendeklarasikan diri sebagai capres Partai Golkar itu menghadiri haul akbar ponpes yang berlokasi di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, tersebut.Acara itu dilangsungkan di halaman Kampus Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII) Sukorejo. JK didampingi Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Bachrul Alam, serta sejumlah petinggi Golkar.Yang dilakukan JK itu dulu juga dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat mencalonkan diri sebagai presiden 2004. Hanya, kedatangan JK lebih dalam. Sebab, dia tidak hanya berbaur di tengah-tengah peringatan haul akbar, tapi juga berziarah ke makam pendiri dan pengasuh P2S3.Begitu tiba di pesantren, ketua umum Partai Golkar tersebut menyumbangkan dana untuk pembangunan Masjid Jamik Ibrahimy yang dalam tahap finishing. JK bersama rombongan tiba di P2S3 pukul 11.30. Dia langsung singgah ke kediaman pengasuh P2S3 KHR Ahmad Fawaid. Di tempat itu sempat terjadi pertemuan terbatas antara KHR Ahmad Fawaid dengan JK. Di situ sudah berkumpul sekitar 350 ulama se-Tapal Kuda. Sempat diadakan dialog. Tidak ada materi pembicaraan yang menyinggung soal politik maupun pencalonan JK sebagai capres. Dia justru lebih banyak bercerita tentang penanganan kemiskinan. Satu-satunya pernyataan JK yang cukup menjadi perhatian adalah saat memperkenalkan diri masih sebagai keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU). ''Ayah saya almarhum adalah salah satu pendiri Nahdlatul Ulama. Jadi, sejak kecil sudah diajari tradisi NU,'' ungkapnya.Kepada para wartawan yang mewawancarai setelah acara, JK hanya menjawab pendek. ''Silaturahmi saja,'' ujarnya. Salah seorang sumber di P2S3 menuturkan, dalam pertemuan terbatas itu, JK meminta restu dan dukungan kepada Kiai Fawaid sehubungan dengan pencalonannya sebagai capres dari Partai Golkar. Benarkah demikian? Kiai Fawaid tak mau berkomentar banyak tentang kedatangan JK. Dia mengungkapkan, kedatangan JK hanya untuk bersilaturahmi. (pri/aif/tof)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar