JAKARTA: PT Multi Bintang Tbk menargetkan volume penjualan bir Bintang selama tahun ini minimal sama dengan pencapaian tahun sebelumnya yang mencapai 100 juta liter.Direktur Penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk. Pramudita Munandar tetap optimistis penjualan akan bertumbuh, kendati di tengah krisis dan tahun pemilu. Sentimen pasar, lanjutnya, akan positif jika pemilu berjalan lancar, sehingga dapat mendongkrak penjualan bir Bintang."Kami konservatif, paling tidak menjaga market share yang sudah ada. Minimal dapat mempertahankan pencapaian tahun lalu [2008] dan tentu berusaha agar tetap bertumbuh," ujarnya kepada Bisnis, kemarin.Menurut Pramudita, dampak krisis global membuat pertumbuhan ekonomi menurun, sehingga berpengaruh terhadap penurunan daya beli masyarakat.Penjualan Multi Bintang selama 2008 terhadap produk bir Bintang sebanyak 100 juta liter dan yang terbesar untuk pertama kalinya dalam sejarah penjualan produk tersebut.Pramudita menjelaskan pertumbuhan penjualan selama 2008 disebabkan kuatnya jaringan distribusi, sehingga tersedia di seluruh penjuru Tanah Air.Selama 2008, katanya, penjualan naik 15% disebabkan volume dan harga jual, serta varian produk yang lebih baik dibandingkan dengan tahun kondisi sebelumnya.Dia menambahkan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan penjualan, Multi Bintang terus berinovasi dan menjual bir Bintang Putih dan bir Bintang Hitam.Bir Bintang, kata dia, masih fokus ke dalam pasar domestik, sehingga kurang fokus untuk ekspor. Pangsa pasar menguasai dua pertiga pangsa pasar minuman beralkohol di pasar domestik, sedangkan ekspor hanya 1,5% dari total penjualan.Produsen bir ini juga mencatatkan kenaikan penjualan untuk produk lager beer premium Heineken, Guinness Foreign Extra Stout, dan minuman nonalkohol seperti Green Sands, Green Sands Recharge, dan Bintang Zero.Berdasarkan laporan keuangan auditan 2008, Multi Bintang membukukan penjualan bersih Rp1,32 triliun tumbuh lebih dari 35% dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya Rp978,60 miliar. Laba bersih pun melonjak 164% dari Rp84,38 miliar menjadi Rp222,31 miliar.Produsen bir lainnya, PT Jangkar Delta Indonesia yang memproduksi bir Anker menargetkan pertumbuhan penjualan tahun ini sebesar Rp1,3 triliun naik 8,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp1,2 triliun.Manajer Pemasaran PT Jangkar Delta Indonesia Ronny Titiheruw industri bir di dalam negeri tumbuh sebesar 17,5% selama 2008, sedangkan pada 2007 turun 5,1%, karena adanya kebijakan kenaikan cukai dan tahun ini diperkirakan bertumbuh sebesar 5%.Jangkar Delta, kata dia, menargetkan penjualan tahun ini akan bertumbuh pertumbuhan 5%-7% dibandingkan dengan 2008.Selama 2008, PT Jangkar memproduksi minuman beralkohol sebanyak 700.000 hektoliter dengan rincian konsumsi dalam negeri 50 juta liter dan ekspor sebanyak 20 juta liter.Selain PT Jangkar dan PT Multi Bintang Indonesia Tbk, produsen minuman beralkohol lainnya adalah PT Bali Hai Brewery Indonesia. (19)Bisnis Indonesia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar