Senin, 18 Mei 2009

Theo Syafei Ketua Tim Sukses Mega-Prabowo

Deklarasi di Tempat Kumuh JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerindra tak mau kehilangan start dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Boediono dan Jusuf Kalla-Wiranto yang sudah memiliki tim pemenangan pilpres. Hari ini nama-nama yang mengisi struktur tim sukses Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto itu akan difinalisasi.''Theo Syafei akan menjadi ketua Badan Pemenangan Presiden (BP-Presiden) Mega-Prabowo,'' kata Ketua DPP PDIP Gayus Lumbuun di Jakarta kemarin (17/5). Menurut dia, Theo Syafei menjadi prioritas karena sejak jauh hari sudah menjadi ketua Badan Pemenangan Pilpres PDIP.Untuk mengimbangi posisi ketua, akan ada posisi wakil ketua. Nah, posisi ini rencananya diisi tokoh Gerindra. ''Nama Fadli Zon sempat disebut. Tapi, saya belum tahu pastinya siapa,'' kata Gayus yang juga wakil ketua Badan Kehormatan (BK) DPR.Secara terpisah, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Presiden (BP Pilpres) PDIP Hasto Kristianto mengatakan, penyusunan tim pemenangan itu dikerjakan tim gabungan PDIP-Gerindra. ''Mereka ini semacam steering committee (SC),'' jelasnya.Hasil dari pembahasan itu baru Senin ini dilaporkan kepada Megawati dan Prabowo untuk diputuskan. ''Jadi, pasangan calon yang menetapkan. Intinya, kami ingin mencari simbiosis yang terbaik,'' tutur anggota DPR itu.Sementara itu, Panitia Persiapan Deklarasi Mega-Prabowo Aria Bima menjelaskan, acara deklarasi rencananya digelar di Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada 24 Mei. Sebelumnya memang ada pemikiran untuk melaksanakan deklarasi di Muara Angke atau Cilincing. Keduanya masuk wilayah Jakarta Barat.Tapi, karena rencananya deklarasi ini menghadirkan 10 ribu simpatisan, Bantar Gebang menjadi prioritas. ''Intinya, kami mencari tempat yang bisa menampung massa sebanyak itu,'' jelasnya.Pada 10 Mei lalu, Golkar dan Hanura meresmikan tim sukses pasangan JK-Wiranto. Fahmi Idris ditunjuk menjadi ketua Tim Pemenangan Nasional JK-Win, yang anggota intinya mencakup 680 kader Partai Golkar dan Hanura di seluruh Indonesia.Sementara itu, SBY-Boediono malah siap sejak jauh-jauh hari dengan sejumlah simpul tim sukses. Paling tidak, ada sembilan unit yang siap memenangkan duet incumbent tersebut.Sebagian merupakan recycle tim sukses SBY dalam Pilpres 2004. Mereka, di antaranya, Tim Echo yang dipimpin mantan Panglima TNI Marsekal (pur) Djoko Suyanto, Tim Romeo pimpinan Sardan Marbun, dan Tim Delta yang dikomandani mantan Asisten Logistik Panglima TNI Mayjen (pur) Abikusno.Sedangkan yang termasuk generasi baru adalah Bravo Media Center (BMC) asuhan Direktur Utama Fox Indonesia Choel Mallarangeng, Barisan Indonesia (Barindo) pimpinan Muchayat, Jaringan Nusantara yang dimotori Andi Arief, dan Gerakan Pro SBY yang dipimpin Suratto Siswodihardjo. (pri/agm)
Sumber : Jawa Pos

Tidak ada komentar: