PKNU Sisir Jatim MAKASSAR - Tim pemenangan capres-cawapres Partai Golkar dan Hanura Jusuf Kalla (JK)-Wiranto optimistis mendulang perolehan suara mayoritas di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada pemilu presiden (pilpres). Mereka menargetkan dapat meraih dukungan 90 persen pada pemungutan suara 8 Juli mendatang.Pada Pilpres 2004, saat JK menjadi cawapres untuk Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), duet tersebut unggul telak di Sulsel. Kemenangan SBY-JK di Sulsel saat itu mencapai 87 persen.Ketua DPD Partai Hanura Sulsel Dewie Aryaliniza Yasin Limpo mengatakan, status JK sebagai capres diyakini mampu mendongkrak suara jika dibandingkan dengan saat Pemilu 2004. "Tidak ada alasan bagi warga Sulsel untuk tidak mendukung JK-Wiranto. Inilah kesempatan terbaik untuk menjadikan warga Sulsel sebagai presiden. Saya yakin kita bisa menang minimal 90 persen," teriak Dewie saat berorasi dalam acara deklarasi Koalisi Rakyat di gedung CCC, Makassar, kemarin (17/5). Selain Dewie, hadir pula Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Ilham Arif Sirajuddin dan Ketua DPP PBB Ali Mochtar Ngabalin.Menurut saudara kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo itu, JK bukan hanya didukung masyarakat Sulsel. Warga se-Sulawesi pun seharusnya memberikan dukungan kepada putra terbaik Sulsel tersebut agar bisa menang di pilpres.Sementara itu, Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) juga siap menggerakkan mesin partai di Jawa Timur bagi pasangan JK-Wiranto. Partai yang didirikan para kiai sepuh itu akan mengajak warga NU untuk memilih kandidat dari Partai Golkar dan Hanura tersebut.Wakil Sekjen DPP PKNU Abdullah Mufied Mubarok mengatakan, PKNU segera berkonsolidasi untuk menghadapi Pilpres 2009. ''Saya rasa, warga NU akan mendukung JK-Wiranto karena JK menyelamatkan politik NU,'' kata Abdullah Mufied Mubarok di Kantor DPP PKNU kemarin.Menurut Mufied, di antara tiga pasangan capres/cawapres, hanya JK yang merupakan warga NU. Munculnya JK sebagai calon presiden menyelamatkan wajah politik NU. Sebelum ini sempat ada kekhawatiran tidak ada warga NU yang tampil dalam perebutan kepemimpinan nasional.Selain itu, lanjut Mufied, dukungan PKNU terhadap pasangan JK-WIN didasari banyak pertimbangan. Terutama adalah nasihat para kiai yang duduk di jajaran Dewan Mustasyar DPP PKNU, seperti KH Abdullah Faqih (Langitan), KH Ma'ruf Amin (Banten), dan KH Abdurrochman Chudlori (Magelang). (tom/sap/jpnn/agm).
Sumber : Jawa Pos
Tidak ada komentar:
Posting Komentar