JAKARTA - Kisruh daftar pemilih tetap (DPT), tampaknya, bakal terulang pada pemilu presiden (pilpres). Sebab, padatnya kesibukan elite partai politik (parpol) dalam koalisi penentuan capres-cawapres membuat mereka mengabaikan pengawasan terhadap pendataan ulang para pemilih. ''Sejumlah parpol saat ini masih sibuk membentuk koalisi-koalisi dan mencari-cari nama capres. Padahal, justru sekarang waktunya untuk mencermati DPS,'' kata Daniel Zuchron, koordinator nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) di Jakarta kemarin (15/5). JPPR merupakan salah satu pemantau yang ditetapkan KPU untuk Pilpres 2009.Menurut Daniel, konsentrasi parpol untuk menetapkan pasangan capres dan cawapres berlebihan. Substansi yang diambil jauh dari kepentingan publik. Padahal, sudah menjadi fakta bahwa daftar pemilih tetap (DPT) yang ditetapkan KPU diprotes dan terbukti bermasalah.Perbaikan DPS dibuka KPU hingga 17 Mei besok. Berdasar pemantauan JPPR, ditemukan 198 masalah DPS di 121 kecamatan. (bay/agm)
Sumber : Jawa Pos
Tidak ada komentar:
Posting Komentar