Asuransi hampir seluruh kalangan mengetahuinya, meskipun belum tentu mengenalnya. Tak heran penetrasi asuransi individu di Tanah Air baru sebatas 2%. Bandingkan dengan negara lain, misalnya Jepang dimana rata-rata satu orang memiliki lebih dari satu polis. Generasi muda diharapkan bisa lebih memahami pentingnya proteksi sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.
Nama: Indah Sari Nastiti
Umur: 25 tahun
Status: Single
Pekerjaan: Jurnalis
Asuransi menurut saya adalah suatu cara mendapatkan jaminan penanggulang-an atas risiko yang bisa menimpa harta benda, kesehatan, atau jiwa. Tidak seperti di Jepang, Amerika Serikat, atau Eropa, dimana masyarakatnya sudah sa-ngat berorientasi pada asu-ransi, masyarakat di Indonesia belum terlalu sadar akan pen-tingnya asuransi.
Menurut saya, pen-ting atau tidaknya asu-ransi tergantung dari sebe-rapa besar risiko yang di-hadapi, terkait profesi/pekerjaan se-seorang, atau nilai sebuah benda atau kepemilikan.
Saya mengenal asu-ransi, sejak usia Sekolah Dasar (6 tahun), orang tua telah mengikutsertakan saya dalam sebuah program asu-ransi untuk pendidik-an anak. Saat ini saya memiliki asuransi kesehatan dan jiwa.
Pengalaman dengan asuransi tidak banyak. Selama ini saya hanya menggunakan asu-ransi kesehatan untuk rawat jalan, untungnya bukan untuk penyakit yang serius.
Nama: Eva Natali Rampengan
Umur: 23 tahun
Status: Single
Pekerjaan: Food Technologist
Menurut saya, asuransi itu dapat di-ibaratkan seperti menabung untuk masa depan dan sebagai jaminan saat kita mengalami hal-hal yang tidak diinginkan, misalkan kecelakaan atau sakit berat.
Untuk itu asu-ransi tentu sa-ngat penting pe-ranannya. Saat ini asu-ransi sudah menjadi pengeluaran tetap bulanan saya. Ya hitung-hitung seperti menginvestasikan uang saja meskipun belum terlihat hasilnya sekarang.
Saya sebenarnya sudah tahu dan se-iring mende-ngar tentang pentingnya asuransi sejak lama, mungkin saat masih bersekolah di bangku SLTP atau SMU. Tapi ketertarikan untuk membeli polis asuransi jiwa baru ada setelah masuk dunia kerja, sa-at saya mulai punya uang sen-diri.
Pentingnya asuransi justru diperkenalkan oleh seorang kolega saya yang bukan sales asuransi. Dari pembicaraan itu saya mulai berpikir ada baiknya juga memiliki asuransi, apalagi kemudian ada seorang teman yang berprofesi sebagai agen asuransi, jadi klop deh. Memang awalnya masih ikut-ikut-an, tapi toh mencontoh sesuatu yang baik tidak ada ruginya hehehe…
Hingga sekarang saya belum pernah mempunyai pengalaman khusus dengan asu-ransi, baru sebatas memikirkan penge-luaran rutin membayar premi se-tiap bulannya saja.
Nama: Gema Vega Argentty
Umur: 27 tahun
Status: Single
Pekerjaan: Product Engineer
Bagi saya asuransi adalah sarana untuk meminimalisasi dampak dari sebuah kerugian atau kehilangan dalam bentuk materiil atau imate-riil. Asuransi penting sekali sebagai pelindung dari semua kegiatan yang kita jalani kedepannya.
Saya telah lama menge-nal asu-ransi sejak lama, bahkan sejak kecil. Tapi saya baru memiliki polis asuransi ketika mulai bekerja sekitar dua tahun belakang-an ini. Saya memutuskan untuk memiliki asuransi kesehatan sebagai proteksi ketika saya sakit.
Saya belum punya pengalaman khusus dengan asuransi. Tapi kalau pengalaman dikejar-kejar orang yang menawarkan asuransi sering sekali, dan terkadang sa-ngat mengganggu, walaupun sudah dikatakan kalau kita telah memiliki asu-ransi.
Saya berharap kedepan agen asuransi bisa lebih profesional dalam menawarkan produknya, jangan hanya mengejar premi tanpa memikirkan kebutuhan nasabahnya.
Nama: Daniel Louis Renzo
Umur: 26 tahun
Status: Single
Pekerjaan: Wiraswasta
Menurut saya asuransi adalah salah satu layanan jasa untuk meng-investasikan apa yang telah saya miliki demi men-jaga masa depan saya. Bagi saya jasa keuangan ini sangatlah pen-ting karena dengan mengasuransikan apa yang telah saya miliki, saya menjadi tidak terlalu kawatir jika apa yang telah saya miliki itu mengalami masalah.
Saya mengenal asuransi sejak duduk di bangku SLTP dari kedua orang tua saya yang juga mengikuti layanan asuransi untuk semua yang kami miliki. Keluarga kami mengikuti berbagai asuransi untuk memproteksi harta benda kami seperti mobil dan rumah.
Saya memiliki pengalaman khusus de-ngan asuransi. Saat itu keluarga kami mengalami tabrakan yang membuat kendaraan rusak berat. Waktu itu kami langsung melaporkan kepada pihak asuransi yang kami pilih dan tanpa menunggu lama dan proses yang berbelit-belit, kami mendapatkan sejumlah uang klaim untuk memperbaiki kendaraan kami seperti kondisi semula. Tidak terbayang kalau kami tidak mempunyai proteksi asuransi saat itu. Asuransi wajib dimiliki, tapi tetap hati-hati memilih agen dan per-usahaan yang profesional dengan pelayanan yang oke.
Nama: Vini Rizky Ramadhani
Umur: 24 tahun
Status: Single
Pekerjaan: Karyawan bank
Asuransi buat saya adalah produk yang menyediakan jasa perlindungan baik untuk jiwa manusia atau barang berharga dengan nilai pertanggungan sesuai dengan yang kita bayarkan.
Kalau penting atau tidaknya relatif, tergantung pada orang masing-masing. Buat saya karena masih menjadi tanggung-an orang tua yang saya perlukan hanya asuransi kendaraan.
Saya sudah mengenal asuransi dari kecil karena ibu saya dulu bekerja di perusahaan asuransi. Saya juga pernah dibuatkan asuransi oleh ibu. Sejak saya bekerja, saya membeli sendiri produk asuransi untuk kendaraan dan asuransi dari tabungan berjangka di bank.
Selama ini belum ada pengalaman khusus dengan asuransi, saya belum pernah merasakan mengklaim kerugian ke asuransi. Saya berharap kedepan asuransi di Indonesia, terutama perusahaan lokal, semakin maju dan profesional.
Nama: Dwi Prihati Listyowening
Umur: 28 tahun
Status: Single
Pekerjaan: Karyawan Swasta
Menurut saya asu-ransi itu jaminan untuk masa depan. Bahkan bisa menjadi tabungan melalui produk investasi se-perti unit-linked. Karena fungsinya itu, sangat penting memiliki asuransi sebagai jamin-an hari tua atau dalam kondisi da-rurat.
Meskipun sudah tahu asuransi sejak kecil, dari iklan di media massa atau de-ngar dari orang-orang di sekitar, saya baru beli polis asuransi sekitar 2005 saat sudah memiliki penghasilan sendiri.
Produk asuransi yang saya miliki asu-ransi jiwa dan kesehatan. Bicara soal asuransi, saya punya pe-ngalaman khusus yang tak terlupakan. Saat teman dekat saya meninggal, per-usahaan asuransi jiwa memberikan santun-an klaim. Nilainya saat itu sangat lumayan untuk membantu orang tuanya, padahal dia baru ikut asuransi kira-kira dua bulan.
Nama: Gunawati Swan
Umur: 20 tahun
Status: Single
Pekerjaan: Mahasiswi
Asuransi buat saya adalah investasi atau jaminan untuk masa depan. Proteksi dan investasi di asuransi cukup penting, se-hingga sejak duduk di bangku SLTP saya sudah memiliki asu-ransi jiwa.
Saya belum memiliki pengalaman khusus, apakah itu pengalaman baik atau buruk, dengan asuransi. Saya berharap asuransi bisa menaikkan citranya di masyarakat, sehingga semakin banyak masyarakat kita yang mau membeli produk asuransi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar