Rabu, 02/12/2009 13:55 WIB
oleh : Roni Yunianto
Pendidikan dalam pandangan seorang Yoo Young Kim, Managing Director PT Samsung Electronics Indonesia, merupakan modal yang paling berharga bagi generasi muda.
Rupanya pandangan masyarakat di negara semaju Korea Selatan maupun pandangan masyarakat di Indonesia tentang pendidikan tidak jauh berbeda.
Hal itu diungkapkannya pada kesempatan serah terima fasilitas Samsung IT Learning Center di Banda Aceh baru-baru ini.
"Generasi muda adalah masa depan dunia, demikian pula di Aceh, generasi muda berpeluang membangun kembali masa depan Aceh yang sangat istimewa ini," ujarnya antusias.
Prioritas terhadap dunia pendidikan itulah yang kemudian mendorong perusahaan yang dipimpinnya saat ini lebih memilih untuk mengarahkan program Samsung For Aceh yang, melibatkan dana sekitar US$1,2 juta untuk membangun sarana pusat pelatihan teknologi informasi tersebut.
"Ini didasari pertimbangan yang kami terima, agar bantuan tersebut dapat bermanfaat sehingga pada akhirnya mereka bisa berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat Aceh dan Indonesia," ujarnya.
Dalam sejumlah kesempatan, Kim memang tampak selalu bersemangat berbicara mengenai potensi anak muda.
Bagi pria ramah ini, dekat dengan kelompok muda adalah tantangan sekaligus peluang.
Mungkin itu pula yang turut mewarnai pendekatan Samsung selaku pengembang peranti teknologi informasi yang populer di kalangan anak muda.
Sebut saja, popularitas ponsel dan pemutar MP3 di segmen itu.
sumber: bisnis.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar