oleh : Noerma Komalasari & Aprika R. Hernanda
Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Jika benar-benar diterapkan, pepatah ini bisa menjadi kunci sukses memupuk kekompakan. Mungkin tidak ada pekerjaan yang tidak terselesaikan pada tim yang solid.
Namun, menjaga kekompakan bukan hal mudah. Setidaknya itu yang diakui Anindya Garini Hira Triadi, Senior Brand Manager Pond's PT Unilever Indonesia Tbk. Perempuan yang akrab dipanggil Hira ini teruji untuk mengunci kekompakan timnya.
Tidak mustahil, kesolidan tim yang digawangi Hira membuahkan kesuksesan. Baru-baru ini, Pond's bersama 10 produk Unilever Indonesia lain menduduki peringkat terbaik dalam survei Indonesia Best Brand (IBBA) 2009 dari Majalah SWA dan lembaga riset pemasaran, MARS.
Pond's, produk kosmetik untuk pelembab wajah keluaran Unilever ini, juga meraih Golden Brand karena selama 3 tahun berturut-turut menerima IBBA. Sementara sebagai produk pemutih Pond's juga meraih Platinum Award setelah 3 tahun berturut-turut menyabet IBBA.
Hira mengaku mempertahankan merek selalu lekat di hati masyarakat bukan perkara mudah. Hira dan tim selalu mencari cara agar selalu melahirkan inovasi yang mengakomodasi kebutuhan perempuan akan perawatan kulit.
Kemampuan Hira untuk memimpin tim yang berbeda-beda memang tidak diragukan. Ini berkat kariernya yang selama ini malang melintang sebagai brand manager di beberapa produk milik Unilever.
Untuk menjaga kekompakan itu, Hira tidak hanya menjaga hubungan baik dengan tim internal, tetapi juga semaksimal mungkin menjalin hubungan dekat dengan konsultan humas, media, dan pihak eksternal yang membantu menyukseskan kampanye produk di pasaran.
Hubungan yang dibinanya mayoritas masuk dalam tataran internal karena berbagai pihak eksternal sudah dikenalnya sejak lama.
Kendati perfeksionis, Hira pandai memosisikan diri selama berinteraksi dengan timnya. Bagi dia, yang terpenting adalah bagaimana menjadikan semua pihak mempunyai rasa saling memiliki.
"Caranya adalah bagaimana menginspirasi orang yang bekerja bersama dengan kita mengetahui kampanye ini mau dibawa kemana. Kalau semua sudah satu visi, hubungan bisa enak dan hasil dari kampanyenya juga bisa bagus."
Agar efektif, Hira yang juga berlatar pendidikan manajemen bisnis ini selalu menentukan target market. Identifikasi sasaran dilakukan antara lain dengan mewawancarai pihak yang mewakili target market. Ini penting untuk memahami sebaik mungkin apa yang mereka inginkan dan butuhkan.
Salah satu bentuk kinerja tim Hira yang terbaru Pond's adalah kampanye yang digelar selama April-November 2009 untuk menyempurnakan kampanye terdahulu yakni edukasi pemakaian pelembab wajah bagi perempuaan Indonesia.
Kali ini mereka menggunakan peran lawan jenis dalam mengubah sikap dan kesadaran pentingnya memakai pelembab wajah. Ternyata, kata dia, peran laki-laki begitu besar untuk mengubah sikap perempuan.
Dorongan positif
Hira memang tidak tampak bosan berkarier di bidang pengembangan merek. Dia percaya kemauan merawat merek secara otomatis akan menimbulkan cinta. Dorongan tersebut berpengaruh positif terhadap kinerjanya di kompetisi yang ketat.
"Bagaimana kita harus selalu bisa membuat brand itu terlihat seksi, apapun mereknya. Saya percaya kalau kita mau membuat yang terbaik maka kita harus cinta. Kalau sebaliknya, hasilnya pasti tak akan bagus."
Penting bagi Hira untuk selalu memahami apa yang membedakan Pond's dengan kompetitor produk perawatan wajah lain. Bersama timnya, dia terus memfokuskan kebutuhan konsumen, khususnya kepada perempuan yang menjadi target market.
Inovasi selalu diutamakan. Hira dan dua brand manager Pond's lain selalu mengangkat produk tersebut menjadi produk luar biasa dan dinilai unik oleh banyak orang.
Berbagai macam saluran komunikasi mereka perkuat agar selalu terhubung dengan konsumen Pond's. Salah satu caranya dengan mengusung kampanye iklan yang sengaja dibuat bersambung dengan sudut pandang berbeda dengan iklan produsen produk serupa.
"Dikemas [dengan baik], tak sekadar dijual di toko, tetapi juga banyak kampanye. Itu yang membedakan kami dari kompetitor yang lain."
Tidak sulit baginya untuk menemukan yang unik pada Pond's. Maklum Hira juga layaknya perempuan gemar menyenangkan diri dengan membaca majalah kecantikan dalam dan luar negeri di waktu senggang.
Memang, mencintai merek bak membesarkan buah hati merupakan kunci Hira. Energi yang dimilikinya berasal dari kecintaan terhadap merek yang dibesarkan dengan memahami kelebihan dan kekurangannya. (noerma.sari@bisnis.co.id/aprika.hernanda@bisnis.co.id)
Sumber : bisnis.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar