"Sekejam-kejamnya Pak Harto -kalau dia dianggap kejam- tidak ada menterinya yang dikawal. Sekarang semua menteri dikawal. Bikin muak," ujar Sudjiwo dalam diskusi bertema Presiden Lanjutan di Jakarta Sabtu (11/7). Dia berharap agar kebiasaan seperti itu tidak lagi dilakukan para menteri SBY.
Presiden SBY diharapkan membangun budaya hidup sederhana di kalangan pejabat negara. Masyarakat harus diajarkan bahwa pejabat tidak harus hidup bermewah-mewahan. Selama ini, sambung Sudjiwo, masyarakat justru heran bila melihat seorang pejabat hidup sederhana. "Masyarakat harus memuji tatkala melihat istri seorang wali kota naik bus kota. Membangun budaya hidup sederhana bagi pejabat harus dilakukan SBY di masa kepemimpinannya yang akan datang," saran pria yang pada masa kampanye menjadi pendukung pasangan Jusuf Kalla-Wiranto itu.
Di tempat yang sama, mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Erry Riyana Hardjapamekas menyatakan setuju dengan pendapat Sudjiwo. Dia menyebut bahwa hidup sederhana di kalangan pejabat merupakan cikal bakal upaya membangun budaya takut korupsi. "Selama ini, belum ada budaya takut korupsi. Yang ada baru budaya takut ditangkap. Ini harus diakhiri dan diganti dengan budaya takut korupsi," tegas Erry.
Khusus menyoroti kinerja SBY di bidang pemberantasan korupsi, Erry menyatakan bahwa pemerintahan SBY belum banyak berperan dalam upaya pemberantasan korupsi. Rancangan pembentukan KPK dimulai pada era pemerintahan Presiden B.J. Habibie dan undang-undang pembentukannya disahkan di era Presiden Megawati Soekarnoputri. "Saya diambil sumpah juga di depan Ibu Mega," ujar Erry. (sam/jpnn/agm)
sumber: jawapos.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar